Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan remaja, Puskesmas Lemahabang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendampingan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan Upaya Berhenti Merokok di SMK Lentera Bangsa 2. Kegiatan ini ditujukan bagi peserta didik, orang tua, dan pihak sekolah guna mendukung generasi muda yang sehat dan produktif.
Pentingnya Tablet Tambah Darah bagi Remaja
Anemia, terutama akibat kekurangan zat besi, masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami remaja, khususnya perempuan. Untuk itu, Puskesmas Lemahabang memberikan pendampingan konsumsi TTD secara rutin sebagai upaya pencegahan. Dalam sosialisasi ini, dijelaskan bahwa:
- Tablet Tambah Darah mengandung zat besi dan asam folat yang penting untuk mencegah anemia.
- Konsumsi TTD secara teratur dapat meningkatkan konsentrasi, stamina, dan produktivitas belajar.
- Peran orang tua dan guru dalam mengingatkan siswa untuk minum TTD seminggu sekali sangat krusial.
Gerakan Berhenti Merokok di Kalangan Pelajar
Selain anemia, kebiasaan merokok di kalangan remaja juga menjadi fokus kegiatan ini. Puskesmas Lemahabang memberikan edukasi tentang:
- Dampak buruk merokok bagi kesehatan, termasuk risiko gangguan paru-paru, jantung, dan penurunan kecerdasan.
- Strategi berhenti merokok, seperti konseling, dukungan keluarga, dan pengalihan ke aktivitas positif.
- Peran sekolah dalam menciptakan lingkungan bebas asap rokok melalui program School Health Promotion.
Dukungan Orang Tua dan Pemerintah
Kegiatan ini melibatkan orang tua murid, dinas kesehatan, dan dinas pendidikan sebagai bentuk kolaborasi multisektor. Harapannya, sosialisasi ini tidak hanya berhenti di teori, tetapi diikuti dengan tindakan nyata, seperti:
- Pemantauan rutin konsumsi TTD di sekolah.
- Pembentukan kelompok dukungan untuk siswa yang ingin berhenti merokok.
- Evaluasi berkala oleh Puskesmas dan pihak sekolah.
Program ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan Generasi Sehat dan Bebas Anemia serta Rokok. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan peserta didik SMK Lentera Bangsa 2 dapat tumbuh optimal, baik secara akademik maupun kesehatan.







