Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) adalah salah satu cabang ilmu teknik mesin yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membuat dan mengembangkan alat alattransportasi darat yang menggunakan mesin terutama sepeda motor. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) menggabungkan elemen-elemen pengetahuan mekanika, listrik, elektronik, keselamatan dan lingkungan serta Matematika, Fisika, Kimia, IPA dan Management.
Tujuan Paket Keahlian Teknik Sepeda Motor secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Kompetensi Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:
- Melakukan pekerjaan sebagai teknisi kendaraan sepeda motor secara mandiri atau kelompok;
- Mengembangkan pelayanan sebagai teknisi kendaran ringan yang ada di dunia usaha dan dunia industri;
- Melakukan pekerjaan sebagai teknisi yang profesional dalam bidang perawatan sistem sasis, mesin dan kelistrikan sepeda motor;
- Melakukan pekerjaan sebagai teknisi yang profesional dalam bidang perbaikan sistem sasis, mesin dan kelistrikan sepeda motor.
Pemilihan Konsentrasi
- Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor
- Pemeliharaan Cassis Sepeda Motor
- Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor
- Management Marketing
SMK Lentera Bangsa 2 akan memfasilitasi guru dan peserta didik agar memiliki kebebasan untuk berinovasi dan belajar dengan mandiri dan kreatif, diantaranya adalah dengan cara mendorong peserta didik pada program keahlian untuk belajar sesuai dengan minatnya. Seperti diketahui bersama sebelum ini seluruh Program Keahlian
Peserta didik wajib mengikuti semua mata pelajaran yang ditawarkan, baik itu mata pelajaran kelompok umum maupun Kejuruan Padahal keduanya merupakan 2 (dua) hal yang berbeda, dan peserta didik pada umumnya hanya memiliki minat pada salah satu kelompok mata pelajaran. Karena memang masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut memiliki karakteristik yang berbeda.









